gubuktulis
216 POSTS
1 COMMENTS
“Kok bisa itu lo!” dengan nada yang cukup tinggi “Komnas HAM ikut urus-urus dan membela LGBT” Suara Perempuan paruhbaya itu memecahkan keheningan ruang tamu.
“Emang kenapa mbak?” Sahutku
“LGBT kok dibela, harusnya diperiksakan, direhab, biar sembuh!” Lanjutnya dengan suara yang masih tinggi tekanannya.
Lalu ruangan hening lagi dengan menyisakan hati yang mengerutu.
---
Dialog di atas adalah nyata. Memang cukup sulit mengajak orang-orang di...
Tidak terasa, atmosfer kota Malang bertambah dingin. Banyak orang mengatakan ini adalah musim mahasiswa baru (maba) – musim di mana para mahasiswa akan berbondong- bondong memenuhi gedung pendidikan dan memadati jalan serta warung kopi di sekitarnya. Abaikan musim-musiman itu, yang jelas sore tadi kota Malang yang dingin disertai hujan, menambah sendu Kamis malam Jumat di pertengahan bulan Juli.
Suasana sendu...
Inilah salah satu ruang belajar kami, beratmosferkan kesederhanaan dan langit Merjosari di daerah Malang barat yang padat. Bersyukur karena masih mendapat udara segar untuk belajar. Dari rooftop nampak hamparan hijau lapangan bola dan taman rakyat.
Sebagaimana masyarakat Eropa mendapatkan pencerahan melalui ilmu pengetahuan, demikian pula kami mendapat aufklarung kami sendiri melalui sinar sore dan pelajaran di kelas.
Seperti Kant, yang saat...
Sepasang burung bangau melayang melambai meniti angin berputar-putar tinggi di angkasa. Mengepak-epak sayap. Mereka menari berjam-jam di angkasa. Suaranya melengking seperti mengucapkan kebahagiaan. Kedua unggas itu melayang menari beratus-ratus kilometer memeriahkan kesenangannya.
Ribuan nyawa berkumpul di bawah sana memeriahkan acara pemilihan Kepala Desa. Ribuan pasang mata memandang papan pengumuman yang terpasang di depan Balai Desa. “Satu Sah”, “dua sah“. Suara...
BUKU " Mengenalkan & Mengekalkan Kehilangan"
13 x 19 cm, xviii + 234 halaman
Kertas : Novel coklat
ISBN : 978-602-0809-28-1
Penulis : Lintang Fajarauna Sophia Perennis.
Buku ini ditulis oleh Lintang Fajarauna Sophia Perennis. Gadis remaja yang tekun membaca dan menulis. Tapi, Tuhan lebih sayang dengan Lintang, di umurnya yang akan 15 tahun ia mengalami kecelakaan dan akhirnya meninggal.
Buku ini dihimpun oleh ayahnya...
Malang, Aku Dan Hujan
Aku pulang agak sore saat itu
Langit mulai menghitam
Bergegas saja aku pulang
Hujan segera turun
Aku basah kuyup
Banjir membuat emosiku
Tak karu-karuan
Malang selalu hujan
Bumi
Tempat aku lahir
Berpijak dan berjalan
Tempatku menikmati kekayaan Tuhan
Aku sejenak merebah pada badanmu
Di mana aku merasa sejuk dari udara yang kau berikan
Pada setiap hembusan nafasku
Kau obati dahagaku
Dengan airmu yang segar
Tugas muliaku adalah menjaga dan melestarikanmu
Selamat Hari Bumi
Jika memanen...
Ketukan Lesung Perlawanan
Ku dengar ketukan lesung yang menggema
Dengan nada-nada perlawanan terhadap kerakusan penguasa
Panas matahari tak jadi alasan
Untuk mengabarkan semangat perjuangan
Melawan korporasi yang tamak akan keuntungan.
Hai, kau penghuni istana..
Kemana hati nuranimu?
Saat rakyatmu menjerit penuh harapan
Saat bumi pertiwi akan dihancurkan
Oleh iblis penghisap yang menyengsarakan.
Apakah aku harus mengorban nyawa lagi?
Agar mata hatimu terbuka?
Hai, ingatlah penguasa
Bahwa perjuangan kami tak kan berhenti
Suara kami akan...
Di tengah euforia kawan-kawan yang sedang ramai membahas isu perempuan, Gubuk Tulis mendapat kesempatan untuk berbincang secara intensif dengan John Roosa. Penulis buku Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto ini membagi malam minggunya dengan berbincang bebas mengenai serba-serbi sejarah. Bukan suatu kebetulan bahwa pada malam tersebut, tanggal 11 Maret 2017, menjadi pengingat 51 tahun peristiwa Supersemar....
Masih ingatkah dengan tiga kebutuhan pokok manusia yang telah dirumuskan oleh para leluhur dalam konsep Sandang, Pangan dan Papan. Tiga konsep yang secara jelas tidak hanya menjelaskan kebutuhan sebagai makhluk hidup, namun juga melambangkan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial dan berakal.
Mungkin sebagian dari kita sudah familiar dengan sebuah retorika arab “Al-insanu hayawanun nathiq”. Sebuah retorika umum dalam ilmu Balaghoh...
Melibatkan laki-laki dalam usaha melawan budaya partiarki bagi saya adalah keharusan. Menyadarkan bahwa perempuan pada dasarnya setara dengan laki-laki tanpa menyadarkan pihak laki-laki bagi saya adalah perjuangan yang sia sia bagi tercapainya kesetaraan gender. Dan jika diteruskan yang ada malah hanya menimbulkan pertentangan tajam antara laki-laki dan perempuan, karena laki-laki yang tidak mempunyai kesadaran kesetaraan gender pada akhirnya menganggap...



