Sebagai salah satu agenda yang wajib dilalui oleh mahasiswa program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan gelombang 2 tahun 2022 adalah membuat sebuah projek kepemimpinan yang bertujuan meningkatkan kompetensinya sebagai calon guru profesional nantinya. Dalam hal ini, mahasiswa PPG Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) prodi Biologi salah satunya membuat sebuah Pelatihan Pembuatan dan Pendampingan Oshibana.

Mahasiswa PPG Prajabatan Biologi Gelombang 2 UMM, Bekerjasama dengan Madrasah Diniyah (MADIN) Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (UNISMA) akan melaksanakan kegiatan ini selama dua kali pertemuan. Hari sabtu tanggal 24 Juni dan 8 Juli 2023. Kegiatan ini nantinya akan diikuti sekitar 30 santri MADIN Ainul Yaqin UNISMA.

Oshibana sendiri merupakan sebuah seni merangkai bunga kering yang berasal dari Jepang. Yang awalnya merupakan sebuah seni yang dimanfaatkan oleh masyarakat Jepang untuk menikmati bunga sakura yang hanya mekar pada musim semi. Sehingga dengan memanfaatkan Oshibana ini, keindahan bunga sakura masih bisa dinikmati tidak hanya di musim semi.

Indonesia sebagai negara dengan tingkat keanekaragaman yang sangat tinggi, tentu saja memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan seni Oshibana ini. Sekaligus sebagai calon guru Biologi, Oshibana dapat dijadikan sebagai media pembelajaran untuk materi pembelajaran tentang keanekaragaman hayati.

Hal tersebut senada yang disampaikan oleh Risca Dwi Kusuma selaku pemateri pada pelatihan ini. Bahwa, “Melalui Oshibana kita bisa belajar tentang seni yang menitik beratkan pada unsur-unsur estetikanya, sekaligus kita bisa belajar tentang keanekaragaman hayati lewat jenis-jenis tanaman yang dibuat Oshibana.”

Pembuatan Oshibana sendiri memang sangat membutuhkan tingkat ketelitian dan juga waktu yang cukup lama untuk menghasilkan Oshibana yang indah. Bahkan tidak semua tanaman bisa dijadikan Oshibana. Berkaitan dengan hal itu, Mahasiswa sangat serius dan semangat dalam menyiapkannya. Mulai dari menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan Oshibana itu sendiri dan juga membangun komunikasi yang baik dengan pihak MADIN.

“Kami senang bisa bekerjasama dengan MADIN Ainul Yaqin UNISMA ini, tentu saja kami akan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan sungguh-sungguh. Kami juga sangat semangat untuk belajar bersama santri dan juga dengan para dewan guru,” ungkap Ima Masafatus S. selaku ketua pelaksana kegiatan pelatihan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here