GUSDURian Malang Optimis Wujudkan Malang Kota Inklusif

0
731

Malang, udara pagi yang dingin dan hangat menyambut kedatangan para penggerak GUSDURian Kota Malang yang dikenal GARUDA Malang. Penggerak datang dan saling bersalaman sembari berdiskusi ringan di ruang pertemuan Majelis Agung (MA) GKJW Sukun. MA GKJW ini merupakan tempat di mana KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah mengajar islamologi.

Penggerak berkumpul dalam rangka mendialogkan gerakan GARUDA Malang ke depan yang dikemas dalam Local Meeting. Local meeting ini bertujuan untuk merumuskan visi bersama dan arah gerak GARUDA Malang ke depan. Sehingga bisa menjadi rencana aksi mewujudkan visi komunitas.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 20 penggerak GUSDURian Malang, baik penggerak senior, inti, atau muda. Alur local meeting pun dipandu oleh fasilitator Sekertariat Nasional, Laila Fajri Rouf (Ubai) serta perwakilan koordinator wilayah Jawa Timur, Imam dan Masruroh.

Pagi menjelang siang, sekitar jam 10 pagi acara ini dimulai dan dibuka oleh Ilmi Najib selaku penggerak inti GARUDA Malang dan wejangan semangat dari pengurus MA GKJW Sukun, Pdt. Widi.

Setelah acara dibuka, Ubai memandu jalannya local meeting dengan baik. Mulai dari mengajak bermain tepuk perkenalan, tebak kata misteri, dan dilanjut dengan paparan maksud dan tujuan local meeting. Ubai juga memaparkan tentang alur kegiatan satu hari itu, Sabtu, 15 Juli 2023.

Setelah melalui proses panjang fasilitasi dengan udar asumsi hingga penyusunan kanvas komunitas, GARUDA Malang memufakati sebuah visi, “Mewujudkan Kota Malang yang inklusif berbasis 9 Nilai Utama Gus Dur.” Sedangkan isu prioritas yang akan digarap di antaranya ialah literasi, ekonomi, ekologi, dialog lintas iman, dan perempuan.

Acara berakhir dengan memusyawarahkan model kepemimpinan GARUDA Malang dan memilih Sih Kahyono sebagai koordinator dan tiga hingga empat wakil koordinator yang akan mengeksekusi isu prioritas. Selain itu, beberapa pembina, penggerak inti, dan penggerak muda pun dipetakan denga musyawarah.

Tidak terasa malam semakin dingin dan larut, peserta local meeting menyepakati perumusan program dan pematangan local meeting usai kegiatan berakhir pada waktu yang belum ditentukan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here