: yang tak nampak – berdampak . .
/1
Sarayu shubuh membawa langkah, dengan pacul dipanggul tapak tak beralas, topi kerucut, juga perut lapar turut ikut- melafalkan dingin yang tak berjabat tangan.
ia tidurkan benih asa pada tanah basah, dengan sebongkah harap
surya menyemainya dalam damai-lalu tumbuh-lalu kuning-lalu menjadi tenaga
/2
Pada tanah-tanah tak terarah, kering keronta, yang siang sudah memancang tiang ia cumbukan ujung...