Suatu Ketika Pada Tanggal Merah Aku Tidak Libur Mencintaimu
Kepesta pernikahanmu
Aku hadir dengan sebilah kotak
kupenuhi berbagai kesedihan
Tidak ada istimewa selain kau harus menerimanya
Aku tak pula hendak membagi musibah
Namun kau sekali membisikiku;
Jika kepala cidera
Yang lain harus turut duka
Kini, kotak itu milikmu—dan
Kesedihan adalah ular paling jinak yang
Akrab dan selalu melilit tuannya
Atau, jika aku tak di sana, kemudian
Kau dipeluk kesunyian
Yang kukirim dari kejauhan
Tuhan...