TENTANG

Komunitas Gubuk Tulis adalah kelompok penggiat literasi dan dunia tulis menulis, yang bersifat non-komersial. Berdiri 4 Februari 2016 di gubuk sederhana di bhumi Singhasari. Berawal dari sebuah keresahan dan kegelisahan para mahasiswa pinggiran yang melihat kurangnya nuansa literasi di warung kopi ataupun tempat lainnya di Kota Malang, padahal Malang adalah salah satu kota pendidikan yang menjadi barotemer literasi di Indonesia.
Dalam kurun waktu satu tahun, Gubuk Tulis sudah memiliki siber (sejak berdiri) hingga program offline lainnya. Program yang telah tumbuh dan berkembang cukup banyak, diantaranya; Jagongan (diskusi dari warung kopi ke warung kopi) , Disourse (wacana filsafat), Justice (gender & feminisme), Tebar Baca (lapak buku gratis dari taman ke taman), Sekolah Literasi (Pelatihan menulis fiksi, non fiksi, jurnalistik, desain dan videografer), Siaran Radio (Kampanye Literasi) dan Dolanan (Dolan literasi hingga permainan tradisional). Selanjutnya, akan ada program literasi yang aduhai dan menakjubkan dari kami.
Harpan besar komunitas Gubuk Tulis ialah untuk menumbuhkan bara literasi di Indonesia dengan segala aktivitasnya, khususnya melalui jalan menulis. Sebagaimana yang telah menjadi grand desain nya adalah “menuangkan tinta-tinta keabadian”. Dan semoga bisa melanjutkan semangat pejuang bangsa melalui jalur literasi. Sebagaimana yang sering disampaikan Pramodya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”.