Menjadi pintar atau menjadi sopan? Beragam jawaban muncul dari pertanyaan pokok ini, mulai dari memilih salah satu hingga memilih semua. Satu di antara jawaban yang menarik adalah orang yang pintar pasti sopan. Jawaban ini menganggap intelektual berbanding lurus dengan moralitas. Semakin tinggi intelektual seseorang, semakin tinggi pula moralitasnya, namun fakta yang beredar menunjukkan bahwa kasus korupsi di negeri ini dilakukan oleh orang-orang yang berintelektual.

Pebelajar-pebelajar di negeri ini yang dibekali dengan ilmu pengetahuan dan teknologi dilaporkan telah berani melakukan hubungan seks di pesta malam tahun baru atau sosok remaja yang menjadi viral di media sosial gegara aksinya membanting motor milik teman perempuannya sebagai wujud penolakan atas penilangan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Jawaban lain dari pertanyaan pokok di atas adalah kesopanan lebih penting daripada kepintaran. Jawaban ini berlandaskan atas pandangan bahwa seseorang lebih dihargai karena kesopanannya daripada kepintarannya. Lagi-lagi jawaban semacam ini dibantah oleh fakta-fakta lain di masyarakat; seperti keberadaan faktor “orang dalam” sebagai sarana penerimaan lamaran pekerjaan, pembuatan makalah (artikel, proposal, skripsi, dll) yang dikerjakan dengan cara copy paste dari internet atau dari tulisan teman, atau fenomena “Ayam Kampus” yang masih saja menjadi bayang-bayang kelam dalam dunia Pendidikan.

Alternatif jawaban yang tersisa adalah memilih menjadi pintar daripada menjadi sopan. Menipu dianggap lumrah demi sebuah gelar. Mencuri dianggap wajar demi dianggap pintar. Membunuh dianggap konsekuensi demi sebuah harga diri. Benarkah intelektual berbanding lurus dengan moralitas atau justru berbanding terbalik? Tentu saja manusia harus bersikap positive thinking. Fakta-fakta di atas harus “dianggap” dilakukan oleh oknum dan oknum tidak bisa dijadikan tolok ukur secara keseluruhan. ‘Mereka’ hanya satu di antara seribu. Mereka ‘yang satu’ atau mereka ‘yang seribu’?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here