Adakah yang lebih Tuhan daripada uang?
Sembahyang-mu begitu khusu’,
agar hidupmu di anugerahi rizqi
Doa-mu menyayat hati,
meronta dan memohon
agar dilimpahi kekayaan

Sedekah-mu adalah investasi,
agar uangmu di lipat-lipat gandakan
Haji-mu adalah perjalanan semu,
agar derajat-mu lebih hebat di mata masyarakat
Shalawat-mu adalah industri amal,
mengeksploitasi kenabian baginda Muhammad
Al Qur’an-mu hanya tinggal surat al-waqiah
Dengan fadhilah cepat kaya

Ziarah wali-mu ngalap berkah,
kiai travel dapat keuntungan meruah
Mencari ilmu sama dengan mengejar ijazah,
mengamankan nasib, dari kemiskinan
Pesantren adalah instruksi Kyai mata duitan,
untuk memilih calon penguasa saat pemilu dan pilkada tiba
Para da’i adalah artis,
tak mau ceramah kalau gratis
Mesjid-mu eksklusif,
umat tak bisa sekedar numpang kencing dan istirahat

Ulama’ kini hanya gemar
Memakai sarung BHS, bau-nya wangi,
membuat umat semakin takut mendekat
Halal-Haram bukan lagi sertifikasi langit,
Melainkan sertifikasi para ulama’
yang beridentitas, berdasi dan berkomisi
jadi halal atau haram,
bisa diusahakan
Asalkan ada uang masuk kantong persegi

*Penulis: M. Yasin Arif (Pemilik Akun Sabda Perubahan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here