Bagai seorang cendikiawan yang pemikirannya menerobos kebiasaan dan membuat masyarakat terbelah menjadi kubu yang mengaku murid dan yang melaknat, kopi adalah salah satu jenis cendikiawan dari jajaran minuman. Tak lain karena terbelahnya respon orang pada kopi, dari yang menjadikannya sahabat karena mampu menemani diskusi dan berpikir sampai yang membenci karena membuat perut sakit, mencret dan jantung berdebar.

Sudah banyak diketahui bahwa tak semua orang dapat menikmati kopi, tak lain karena kopi dapat menimbulkan efek yang kurang mengenakkan bagi tubuh. Kopi dikenal sebagai minuman yang memiliki kandungan utama kafein. Kafein adalah salah satu zat kimia dalam kopi yang memiliki manfaat cukup beragam. Fungsi utama kafein adalah membuat daya pacu jantung meningkat. Saat kafein masuk ke dalam tubuh, dia akan diolah dan dicerna sampai masuk ke aliran darah. Nah karena sudah sampai aliran darah, dapat dipastikan dia akan sampai di jantung. Saat kafein menemui jantung, respon yang diberikan jantung adalah layaknya orang kasmaran, bergelora dan bersemangat. Jantung akan bekerja lebih cepat dari biasanya, sehingga saat anda kedapatan berdebar-debar, bisa jadi itu karena kafein dan bukan karena ketemu si dia, lawong kamu LDR, u u u

Kafein dicerna dan akan meningkatkan detak jantung. Untuk para pembenci kopi, kafein otomatis akan kena caci, karena membuat jantung berdebar-bedar. Tapi bagi para penganut setia kopi, kafein dipuja karena meningkatkan konsentrasi. Kenapa bisa meningkatkan konsentrasi, bukankah kafein membuat jantung berdebar, apa sebenarnya hubungan daya pacu jantung meningkat dengan meningkatnya daya konsentrasi?

Jantung berdebar artinya daya kerja dan daya pompa meningkat, kalau jantung memompa lebih cepat artinya aliran darah yang diedarkan keseluruh tubuh juga meningkat, saat edaran darah dari jantung sampai ke otak, hal ini akan membuat peminumnya semakin mudah konsentrasi, karena darah yang terpomba membawa oksigen dan oksigen inilah yang akan membantu meningkatkan konsentrasi.

Penjelasan tentang daya pompa jantung akan digunakan juga dalam menjelaskan kenapa peminum kopi bisa kehilangan rasa kantuk. Kafein meningkatkan daya pompa jantung, itu artinya kafein mengajak jantung bekerja dan akibatnya jantung tak lagi dalam kondisi relax. Jantung yang tak lagi relax artinya bekerja kembali dan jantung tak jadi istirahat. Hal ini yang menyebabkan kantuk pergi setelah meminum kopi.

Selanjutnya soal sakit perut dan mencret. Ini adalah 2 hal yang letak prosesnya berbeda. Sakit perut letaknya di lambung dan mencret letaknya di usus. Oke, mari kita bahas terlebih dahulu untuk sakit perut. Sebenarnya kambing hitam untuk sakit perut bukan hanya kopi, tapi ceker pedas atau es jeruk juga bisa jadi kambing hitam, karena sakit perut yang disebabkan kopi prosesnya mirip-mirip saat kita nyeri perut setelah makan ceker pedas atau es jeruk. Sebelum menyalahkan kopi, sebaiknya kita tengok kondisi perut kita masing-masing. Lambung kita sudah punya setting masing-masing, ada yang ditakdirkan Tuhan memiliki lambung yang lemah dan ada yang memiliki lambung baja, heuheu, jadi seperti episode kemarin, yang penting kita bersyukur atas pemberian Tuhan.

Isi lambung kita adalah asam. Asam adalah kondisi larutan/air yang memiliki banyak konsentrasi proton (H+). Konsentrasi proton (H+) dalam larutan biasanya memberikan rasa asam. Kopi dengan segala kandungannya yang bersatu padu adalah jenis minuman yang terkategori asam, bahkan terhitung kopi adalah salah satu jenis minuman yang kadar asamnya cukup tinggi. Jadi saat kopi masuk ke perut yang isinya sudah asam, konsekuensinya adalah tingkat asam dalam perut meningkat yo to. Kalo perut semakin asam dan dinding lambung kita tak dapat mentolerir itu, responnya adalah sakit perut, sakit itu dari rasa nyeri pada dinding lambung yang tak kuat dengan kondisi asam, sakit maag juga prosesnya seperti itu, intinya lambung kita meningkat keasamannya dan dinding lambung kita tak kuat menghadapi kondisi itu.

Paragraf di atas menyebutkan ceker pedas dan es jeruk juga termasuk golongan makanan yang memiliki sifat asam, tapi untuk ceker pedas kan rasanya pedas, gak asam, kenapa termasuk golongan asam?

Memang kadang-kadang air yang memiliki sifat asam rasanya asam, tapi tidak semuanya, karena memang ukuran keasaman adalah jumlah konsentrasi proton (H+), rasa asam hanya sebagian indikator. Untuk membuktikan kalau cabe tergolong asam, bisa mempraktekkan hal ini: makan ceker pedas level 5 sebanyak 5 biji saja, lalu segera minum kopi. Insaallah tak hanya promaag yang anda butuhkan, tapi juga WC.

Bukan Promosi Promaag, Heuheuheu

Nah, saat kopi masuk ke lambung dan meningkatkan asam dalam perut, itu akan meningkatkan proses pencernaan kita. Analogi mudahnya gini deh, teman-teman semua pernah bakar sate? Kalo daging yang akan kita sate sebelumnya diberi nanas, apa yang akan terjadi dengan kondisi dagingnya dan apa bedanya dengan daging yang tidak diberi nanas? Tentu yang diberi nanas akan lebih empuk kan. Nanas yang diberikan pada daging yang akan disate bekerja hampir sama dengan kopi dalam usus, karena kopi dan nanas sama-sama bersifat asam. asam itu punya kemampuan memotong-motong serat, baik dalam daging atau dalam makanan di perut kita. Jadi, daging yang semula memiliki susunan serat yang sangat panjang, saat diberi nanas, dia akan terpotong-potong menjadi ukurang yang lebih kecil. Dan efeknya apa? Daging lebih empuk. Mudahnya, nanas adalah gunting yang kita gunakan dalam memotong serat daging. Kalo semakin banyak gunting, ya semakin masif serat daging itu terpotong.

Nah kalo perut kita yang semula sudah asam, lalu ditingkatkan kadar asam oleh kopi, kan artinya menambah gunting pemotong serat makanan di perut. Semakin banyak gunting, semakin cepatlah makanan itu terurai, cepat terurai cepat pula keluarnya, kalau cepat keluar artinya kita segera butuh WC. Heuheuheu

Kalau teman-teman ingin minum kopi tapi suka mencret, coba mencoba minum dari kopi dengan kadar asam yang rendah dahulu, baru tiap minggu ditingkatkan kadar asam ke yang lebih tinggi. Tapi tetep kok, itu dikembalikan pada kondisi perut kita, kalau memang tubuh sangat resisten dengan asam berlebih, ya tetep gak bisa. Tapi selama teman-teman masih bisa menikmati ceker pedas, es jeruk atau makanan yang kecut-kecut lain, sepertinya masih ada harapan teman-teman bisa minum kopi. Ehehehe

Bukan sedang endors warung kopi 

Yang perlu teman-teman perhatikan juga, kerja kopi bukan seperti tongkat sihir Harry Potter, alakazam kayu jadi ular, tetap ada proses metabolisme dari kopi masuk tubuh, diserap sampai masuk aliran darah dan tak akan serta merta membuat kita bebas dari kantuk. Itu semua butuh waktu seperti aku melupakan dirimu u u u. Tapi soal mencret dan sakit perut, mungkin bisa berjalan cepat, karena proses ini tak masuk tahap penyerapan kafein ke aliran darah, karena prosesnya langsung terjadi saat kopi bertemu dengan makanan yang sudah ada dalam perut yang menghasilkan mencret. Serta asam yang meningkat dalam lambung dan mengakibatkan perut nyeri.

Hidup memang harus seimbang, kalau posisi diri terlalu kiri juga gak baik, terlalu kanan sama saja. Tubuh teralu asam juga jadinya asam urat, terlalu basa juga penyakit. Ya kita hidup bisa meniru ciri-ciri ahlussunah wal jamaah lah, ikut prinsip tawassuth, alias di tengah-tengah.

Salam kopi susu “Kopine ngajak melek-susune ngajak turu”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here