Patah hati adalah gejala di mana seseorang merasa sakit di bagian hati, dan jika diperiksa lebih seksama, terlihat sedang luka hatinya. Oke, penjelasan tadi bisa saja sangat sulit untuk anda mengerti, tapi saya sangat memaklumi itu. Banyak yang bertanya kepada saya, walaupun itu bukan pertanyaan yang diajukan secara langsung. Tapi saya anggap banyak yang bertanya seperti begitu. Intinya banyak yang ingin mengetahui cara menyembuhkan sakit hati bukan? Berikut ini saya punya beberapa tips-tips sederhana tapi rumit;

  1. Buang hati anda. Salah satu cara yang efekif untuk mencegah terjadinya patah hati adalah membuang hati anda. Buanglah hati anda ke tempat yang menurut anda tidak akan membahayakan hati anda. Contohnya, buang hati anda di sungai, laut, kali, jurang dan lain-lain.
  2. Perketat penjagaan hati anda. Kasus patah hati biasanya terjadi karena kurangnya penjagaan terhadap hati anda. Jika anda kurang yakin dalam menjaga hati anda, jangan malu-malu untuk meminta bantuan kepada teman anda, keluarga anda, tuhan anda, setan anda, anjing anda, atau mungkin kepada pihak yang berwenang seperti pak hansip, pak guru, pak dosen, atau pak ojek.
  3. Perkuat hati anda. Anda dipatahkan hatinya karena mungkin hati anda adalah pecundang, lemah, goblok, cengeng, dan terlalu manja. Jadi untuk memperkuat hati anda memerlukan suatu latihan khusus. Setiap hari coba anda lari pagi sampai hati anda memiliki otot-otot yang kekar, sekekar bebatuan yang sedang mekar.
  4. Lengkapi hati anda dengan perlengkapan anti patah hati. Contoh perlengkapan patah hati yang mudah ditemukan di dunia fana ini adalah lem besi. Lem besi memiliki keahlian dan kemampuan khusus untuk merekatkan besi, jadi coba bayangkan, besi saja bisa di lem, apa lagi hati anda.
  5. Menyiapkan cadangan hati pengganti, pepatah lama mengatakan bahwa kebersihan itu sebagian dari iman, namun dalam tulisan saya hari ini, pepatah itu sungguh tak cocok di gunakan sebagai analogi kasus yang sedang dibahas. Oke, langsung saja, anda mungkin bingung ketika hati anda telah dipatahkan, disakiti, dilukai, dicaci, dan disambalin. Ketika hal-hal tersebut datang menyerang anda, alangkah bijaksananya anda menyiapkan hati pengganti, seperti hati-hati di jalan, hati-hati tikungan tajam, hati-hati banyak rintangan.

Oke, intinya semua penjabaran di atas sangat tidak cocok dengan apa yang kalian harapkan, silahkan pecahkan saja sendiri. Akhir kata, beberapa poin di atas merupakan poin-poin yang mungkin sungguh sangat tidak nyambung dengan masalah yang sedang anda alami. Tapi ingat satu pesan dari saya; jangan pernah mencari jalan ke luar di luar, karena orang ke luar itu dari dalam bukan dari luar.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here